Kota Bekasi menghadapi kondisi darurat sampah seiring dengan overload-nya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu. Volume sampah yang masuk setiap hari disebut telah melampaui kapasitas ideal pengelolaan.
Kondisi tersebut berdampak pada penumpukan sampah di sejumlah titik, baik di lingkungan permukiman maupun fasilitas umum. Pemerintah daerah mengakui persoalan sampah menjadi tantangan serius yang harus segera ditangani.
Lonjakan volume sampah dipicu oleh pertumbuhan penduduk, aktivitas ekonomi, serta keterbatasan lahan pengelolaan.
Pemkot Cari Solusi Jangka Pendek dan Panjang
Pemerintah Kota Bekasi tengah menyiapkan sejumlah langkah darurat untuk mengurangi beban TPA Sumur Batu.

Baca juga:Proyek Panas Bumi Lumut Balai Dipercepat
Upaya tersebut mencakup optimalisasi pengangkutan, pengurangan sampah dari sumber, hingga rencana pengembangan teknologi pengolahan sampah.
Warga Diminta Kurangi Produksi Sampah
Pemkot juga mengimbau masyarakat untuk aktif memilah sampah dari rumah serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Langkah kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah krisis sampah semakin parah.